Detail & fiturAplikasi Rencana Project adalah sistem perencanaan bisnis dan proyek yang membantu perusahaan menyusun kegiatan, menghitung anggaran, mengatur jadwal, memantau progres, serta memperkirakan kebutuhan dana dalam satu tempat.
Setiap kegiatan dihubungkan dengan volume pekerjaan, produktivitas, biaya, urutan pelaksanaan, dan pola pembayaran. Dengan hubungan tersebut, perusahaan dapat melihat bagaimana perubahan rencana pekerjaan memengaruhi waktu penyelesaian dan kesiapan modal proyek.
Aplikasi ini dapat digunakan untuk menyusun rencana pada bidang tambang, konstruksi, trading urugan, maupun jenis bisnis lain yang ditambahkan sesuai kebutuhan.
FITUR UTAMA
• Ringkasan Portofolio Proyek
Menampilkan seluruh proyek beserta total anggaran, realisasi pengeluaran, progres, dan estimasi kebutuhan tambahan modal.
• Pengelompokan Jenis Bisnis
Mengelompokkan proyek berdasarkan bidang usaha, seperti tambang, konstruksi, dan trading urugan.
• Identitas dan Pengaturan Proyek
Mencatat nama proyek, lokasi, pelanggan atau pemilik pekerjaan, tanggal mulai, modal awal, serta catatan proyek sebagai dasar penyusunan rencana.
• Kalender Kerja
Menyediakan pilihan lima, enam, atau tujuh hari kerja per minggu. Durasi kegiatan dihitung mengikuti kalender kerja yang dipilih agar jadwal sesuai pola operasional proyek.
• Rincian Kegiatan dan Tahapan
Menyusun pekerjaan menjadi kegiatan yang dilengkapi nama, tahapan, penanggung jawab, volume, satuan, durasi, anggaran, dan progres fisik. Membantu tim memahami lingkup serta tanggung jawab setiap pekerjaan.
• Perhitungan Durasi Berdasarkan Produktivitas
Menghitung kebutuhan hari kerja dari volume pekerjaan dibagi produktivitas harian, dengan pembulatan ke atas. Tersedia pilihan durasi manual untuk kegiatan yang tidak menggunakan dasar volume dan produktivitas.
• Perhitungan Anggaran Kegiatan
Menghitung anggaran berdasarkan volume pekerjaan dikalikan harga satuan. Anggaran juga dapat diisi secara manual sesuai karakter kegiatan atau item biaya.
• Ketergantungan Antarpekerjaan
Mengatur kegiatan pendahulu agar pekerjaan berikutnya dijadwalkan setelah seluruh pendahulunya selesai. Satu kegiatan dapat memiliki lebih dari satu pendahulu untuk menggambarkan urutan pelaksanaan proyek.
• Batas Awal Kegiatan dan Milestone
Menentukan tanggal paling cepat suatu kegiatan dapat dimulai. Mendukung kegiatan berdurasi nol sebagai milestone atau penanda tahapan penting dalam proyek.
• Gantt Chart dan Jadwal Pelaksanaan
Menampilkan jadwal dalam bentuk diagram batang berdasarkan tanggal kalender. Membantu pengguna melihat posisi kegiatan, durasi, progres, dan pekerjaan yang berada pada jalur kritis.
• Network Planning
Menampilkan diagram hubungan antarpekerjaan dengan panah dari kegiatan pendahulu menuju penerus. Memudahkan pengguna memahami keterkaitan dan urutan pekerjaan.
• Analisis Jalur Kritis
Menggunakan metode CPM untuk mengidentifikasi kegiatan tanpa kelonggaran waktu. Informasi ini membantu menentukan pekerjaan yang perlu mendapat perhatian agar penyelesaian proyek tidak tertunda.
• Informasi Kelonggaran Waktu
Menampilkan float atau kelonggaran hari kerja suatu kegiatan sebelum keterlambatannya memengaruhi penyelesaian proyek. Membantu tim menentukan prioritas pengawasan jadwal.
• Progres Fisik Berbobot Anggaran
Mencatat persentase progres setiap kegiatan dan merangkumnya menjadi progres proyek berdasarkan bobot anggaran. Memberikan gambaran pencapaian pekerjaan sesuai bobot biaya masing-masing kegiatan.
• Pengaturan Pola Pembayaran
Menyediakan pilihan pengeluaran merata selama kegiatan, seluruhnya di awal, seluruhnya di akhir, atau uang muka di awal dengan pelunasan di akhir. Dilengkapi persentase uang muka dan jeda pembayaran dalam hari kalender.
• Rencana Kebutuhan Dana Mingguan
Menghubungkan jadwal dan pola pembayaran kegiatan untuk menyusun rencana pengeluaran mingguan. Disandingkan dengan modal awal serta rencana dana masuk untuk memperkirakan saldo yang tersedia.
• Estimasi Tambahan Modal
Menghitung kebutuhan tambahan modal berdasarkan defisit tertinggi pada saldo rencana mingguan. Membantu perusahaan mempersiapkan pendanaan sesuai waktu kebutuhan proyek.
• Pencatatan Rencana dan Realisasi Arus Kas
Mencatat rencana dana masuk, realisasi penerimaan, serta pengeluaran aktual. Setiap catatan dapat dikaitkan dengan kegiatan tertentu atau dicatat pada tingkat proyek.
• Perbandingan Dana Rencana dan Aktual
Menyajikan penerimaan, pengeluaran, serta saldo rencana dan aktual secara terpisah. Membantu pengguna mengevaluasi perbedaan antara perkiraan pendanaan dan transaksi yang benar-benar terjadi.
• Penyimpanan Baseline
Menyimpan jadwal, anggaran, dan arus kas sebagai rencana acuan. Versi sebelumnya tetap tersedia untuk mendukung penelusuran perubahan rencana.
• Evaluasi Perubahan Jadwal dan Anggaran
Membandingkan rencana terkini dengan baseline untuk melihat pergeseran tanggal selesai, selisih anggaran, serta kegiatan baru. Membantu perusahaan menilai dampak perubahan lingkup dan pelaksanaan pekerjaan.
• Perhitungan Ulang Rencana
Jadwal dan kebutuhan dana dihitung kembali setelah perubahan kegiatan disimpan. Memudahkan pengguna menilai dampak perubahan volume, produktivitas, durasi, anggaran, atau pola pembayaran.
• Ekspor Data CSV
Menyediakan ekspor data proyek dalam format CSV untuk mendukung rekap, pengolahan lanjutan, dan kebutuhan dokumentasi.
• Pengelolaan Pengguna
Menyediakan peran Administrator dan Editor. Administrator dapat mengelola proyek serta menambahkan pengguna, sedangkan Editor berfokus pada pengelolaan proyek. Setiap pengguna dapat mengganti kata sandinya sendiri.
ALUR PERENCANAAN YANG TERHUBUNG
Perencanaan dimulai dengan menentukan identitas proyek, kalender kerja, dan modal awal. Selanjutnya, pengguna menyusun daftar kegiatan beserta penanggung jawab, volume, produktivitas, harga satuan, dan hubungan antarpekerjaan.
Data tersebut digunakan untuk menghitung anggaran dan jadwal pelaksanaan. Tampilan Gantt dan network planning membantu pengguna melihat urutan pekerjaan serta kegiatan pada jalur kritis.
Pola pembayaran setiap kegiatan kemudian menjadi dasar rencana pengeluaran. Setelah rencana dana masuk ditambahkan, perusahaan dapat melihat proyeksi saldo mingguan dan estimasi tambahan modal yang diperlukan.
Selama pekerjaan berlangsung, pengguna dapat memperbarui progres dan mencatat arus kas aktual. Baseline menjadi acuan untuk menilai perubahan jadwal serta anggaran dari rencana yang sebelumnya disimpan.
MEMBANTU MENYIAPKAN WAKTU DAN MODAL
Aplikasi Rencana Project membantu perusahaan menjawab pertanyaan penting sebelum dan selama pelaksanaan pekerjaan: kegiatan apa yang harus diselesaikan, bagaimana urutannya, berapa lama waktu yang diperlukan, berapa anggarannya, dan kapan dana harus tersedia.
Perhitungan mengikuti data serta asumsi yang dimasukkan pengguna. Kalender kerja menggunakan pola mingguan yang dipilih, sementara hari libur khusus dan keterbatasan kapasitas alat belum dimodelkan. Proyeksi dana disajikan per minggu sehingga tetap perlu dilengkapi pemeriksaan kebutuhan kas harian saat pelaksanaan.
MANFAAT UNTUK PERUSAHAAN
• Menyusun rencana kerja dan anggaran secara lebih terstruktur.
• Memperjelas tahapan pekerjaan serta penanggung jawabnya.
• Menghubungkan volume dan produktivitas dengan kebutuhan waktu.
• Mengetahui kegiatan kritis yang memengaruhi penyelesaian proyek.
• Memperkirakan kapan dana dan tambahan modal perlu tersedia.
• Membandingkan rencana pendanaan dengan realisasi arus kas.
• Memantau progres pekerjaan berdasarkan bobot anggaran.
• Menelusuri perubahan jadwal dan biaya melalui baseline.
• Memudahkan evaluasi beberapa proyek dalam satu portofolio.
Susun rencana yang lebih terarah dan siapkan kebutuhan proyek sejak awal.
Hubungi kami untuk mencoba demo dan mendapatkan informasi penawaran Aplikasi Rencana Project sesuai kebutuhan bisnis Anda.